UANG TUNAI DALAM PESAWAT TRIGANA AIR TERNYATA BUKAN RP 6,5 MILIAR TETAPI RP 33,5 MILIAR

Posted By Aina Mulyana on Thursday, August 20, 2015 | 8:47 AM



Informasi yang beredar di media dari berbagai sumber mengatakan bahwa di pesawat Trigana Air yang jatuh pada Minggu (16/8) itu terdapat Rp 6,5 miliar uang dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) dan Rp 27 miliar yang dibawa salah seorang penumpang yang disebut-sebut bekerja di Humas DPRD Pegunungan Bintang.

Uang tunai sebanyak Rp 6,5 miliar dibawa empat orang pegawai kantor pos. Uang itu, kata Kepala Kantor Pos Jayapura, FX Haryono, merupakan uang dana kompensasi BBM yang akan diberikan kepada warga di delapan distrik.

Sedangkan uang tunai Rp 27 miliar dibawa salah seorang penumpang bernama John Gasper. Informasi ini disampaikan oleh adik John, Corry Gasper. Diungkapkan Corry, John yang bekerja di Humas DPRD Pegunungan Bintang diminta oleh atasannya untuk membawa uang tunai, didampingi lima orang kepala kampung dari Jayapura menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Rencananya uang tersebut akan dipakai untuk perayaan Proklamasi Kemerdekaan di Kabupaten Pegunungan Bintang. “Dia sebenarnya baru saja mengikuti kegiatan dinas di Padang, Sumatera Barat. Tapi setelah tiba di Jayapura, dia diminta pimpinannya untuk mengantar uang ke Oksibil bersama lima orang kepala kampung,” ujar Corry di Jayapura, Senin kemarin (17/8).

Uang tersebut, tambahnya, disimpan dalam boks kardus dan dibawa bersama lima kepala kampung yang ikut pesawat Trigana Air. Ia mengaku sempat mengantar kakaknya ke Bandara Sentani, Ahad lalu.

Sebagian uang tersebut juga sudah ditemukan di tempat jatuhnya pesawat tersebut. Sebagaimana diketahui, saat ini tersebar sebuah foto yang menunjukkan beberapa orang sedang sibuk menghitung tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu. Beberapa uang tampak gosong seperti terbakar. Diduga itu adalah foto petugas yang tengah sibuk menghitung uang yang sebelumnya berada di dalam pesawat nahas Trigana Air

Terkait dengan adanya dana Tunai milyaran rupiah dalam pesawat Trigana Air, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan enggan mengomentari. “Tanya saja ke Trigana sendiri. Kemenhub enggak urusin orang bawanya apa,” tegas Jonan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/8).

Jonan mengaku, sudah memberi instruksi pada jajarannya untuk mengembalikan semua barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian kecelakaan. Termasuk jika ditemukan uang tersebut.

Sumber: http://www.jpnn.com/ dan http://pribuminews.com/


SILAHKAN BACA INFO MENARIK LAINNYA


DOWNLOAD PMK NO 129 /PMK.01/2015 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN REKRUTMEN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LiNGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN  (Klik Disini)




















Blog, Updated at: 8:47 AM

0 comments:

Post a Comment

----------------------------------------------