MENPAN, GAJI KE 13 TAHUN 2015 TINGGAL MENUNGGU PENCAIRAN, KENAIKAN GAJI MASIH DALAM PEMBAHASAN

Posted by INFO PUBLIK on Friday, June 5, 2015



Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi mengatakan gaji ke-13 pegawai negeri sipil akan segera cair. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2015. Yuddy menyatakan bahwa proses administrasi teknis untuk pencairan sudah dilakukan. Semua berkas yang dibutuhkan sudah ditandatangani pihak Kementerian. Tinggal menunggu penandatangan PP (Peraturan Pemerintah) oleh Presiden.


”Payungnya kan ada peraturan pemerintah (PP) dan peraturan Menteri Keuangan (PMK). Presiden sudah setuju dan tinggal tanda tangan,” kata Yuddy. 

Di samping mempercepat pencairan gaji ke-13 PNS, pensiunan, TNI/Polri, pemerintah juga berencana menaikkan gaji PNS sebesar 4%. Yuddy mengatakan kenaikan ini merupakan perintah dari Presiden langsung. ”Atas perintah Presiden, kenaikan gaji berkala sudah saya selesaikan dan sudah kami koordinasikan dengan Kementerian Keuangan,” tuturnya.
Bahkan tidak perlu menunggu waktu lama, realisasinya sendiri akan dilakukan bulan Juni ini. Saat ini sedang diproses di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). ”Paling telat bulan Juli. Prosesnya di Kemenkeu. Dihitung dari gaji pokok,” paparnya. Dia sendiri memperkirakan anggaran gaji akan meningkat menjadi ratusan miliar per bulan dari sebelumnya. Menurut dia, kenaikan ini sudah sesuai dengan peraturan yang ada. ”Karena UU dan PP memungkinkan ada penyesuaian (gaji) dengan inflasi.

Sebelumnya, gonjang-ganjing defisit anggaran yang dihembuskan para Wakil Rakyat di Senayan, sempat membuat para aparatur sipil negara (ASN) terutama PNS was-was. Kabarnya, dengan defisit anggaran akan membuat PNS tidak menerima haknya berupa gaji. Sebagaimana dirilis JPPN.com, menpan menyatakan bahwa PNS  tetap akan menerima gaji karena anggarannya sudah tertata dalam APBN. Gaji pegawai itu sudah masuk dalam pengeluaran rutin negara, jadi tidak benar kalau ada isu PNS terancam tidak gajian karena defisit anggaran," ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi di kantornya, Kamis (16/4).


Mengenai gaji ke-13, menurut Yuddy, itu juga sudah masuk dalam APBN. Dengan demikian, tinggal menunggu pencairan yang biasanya direalisasikan menjelang tahun ajaran baru.

"Kenaikan gaji PNS secara berkala, gaji 13, itu rutin setiap tahunnya. Hanya saja berapa prosentase kenaikan gaji PNS masih digodok pemerintah. Sedangkan realisasinya, menjelang tahun ajaran baru, agar aparatur punya dana cadangan untuk anak sekolah," bebernya.

Dia menegaskan, pemerintah berupaya meningkat kesejahteraan PNS setiap tahunnya. Itu sebabnya aparatur harus meningkatkan kinerja terutama dalam pelayanan publik.




Sehari sebelumnya, di Palangkaraya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi sebagaimana dirilis www.antaranews.com/ menegaskan bahwa kenaikan gaji PNS tahun 2015 sudah diusulkan kepada presisen. Yuddy mengatakan, rancangan peraturan tentang kenaikan gaji berkala bagi PNS / ASN sebesar 6% pada 2015, saat ini sudah disampaikan kepada Presiden.

Hal tersebut disampiakan dalam "Pertemuan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Aparatur Sipil Negara Kota Palangka Raya," di gedung pertemuan umum Palampang Tarung, komplek kantor pemerintahan ibu kota Kalteng itu.

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Menteri Yuddy didampingi Gubernur Agustin Teras Narang, Wagub Achmad Diran, dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio.

Hadir juga anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Nasional Dapil Kalteng Hamdani, beberapa anggota DPRD Kalteng, anggota DPRD Kota, jajaran pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan pemerintahan "Kota Cantik" itu.

Berkaiatan dengan berita mengenai akan dihapusnya uang pensiun bagi PNS atau ASN, TNI dan Polri, Menteri mengatakan bahwa hal  itu hanya isu karena selama ini pemerintah tidak pernah membahas masalah tersebut.

"Itu hanya isu. Pemerintah tidak pernah mengusulkan. Bagaimana mau dihapus. PNS bekerja puluhan tahun hingga dia pensiun dan berhak mendapatkan jaminan hari tua dan tunjangan pensiun," tegas Yuddy.

MenpanRB mengatakan, ada kabar gembira bagi pejabat eselon III hingga eselon I bahwa saat ini pemerintah mengadakan promosi jabatan lintas daerah atau promosi tingkat nasional. Yuddy  mengatakan “Tidak hanya berputar di situ, jika perlu di daerah lain ias dipromosikan, eselon II rolling di tingkat provinsi juga ias di tingkat nasoinal apalagi eselon I. Mereka yang berprestasi ias dipromosikan ke tingkat nasional sehingga karirnya tidak berhenti di daerah,” katanya.




Blog, Updated at: 5:57 AM

0 comments:

Post a Comment

Cari Info Tulis di Sini

---------------------------------

---------------------------------

RADIO ELSHINTA

Live Streaming Radio Elshinta

---------------------------------

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

CEK SKTP

CB